Muhammadiyah Sebagai Mega-FBO, Pelopori Jaringan Kemanusiaan Internasional

Yogyakarta – Ditengah paparannya sebagai Keynote Speaker Seminar Nasional Tiga Tahun Bencana Gempa Bumi Yogyakarta, Rabu (27/05/2009), Ketua PP Muhammadiyah dr Sudibyo Markus menyampaikan bahwa Muhammadiyah sebagai mega-Faith Base Organization (FBO) telah berperan aktif membangun jaringan organisasi kemanusiaan internasional dengan ikut mendirikan Humanitarian Forum International bersama Civil Society Organization (CSO) dan Faith Base Organization (FBO) atau Organisasi Sipil -Non Pemerintah dan Organisasi berbasis Keyakinan/Keagamaan.

Menurutnya, yang unik Humanitarian Forum ini dibangun Muhammadiyah bersama  CSO/FBO Muslim  dan mitranya dari CSO Barat. Komunikasi ini terbangun  karena setelah tragedi runtuhnya gedung World Trade Center di New York Amerika Serikat terjadi semacam kecurigaan masyarkat dunia terhadap masyarakat muslim, termasuk CSO/FBO Muslim yang bergerak dalam bidang kemanusiaan.

Humanitarian Forum International (HFI) didirikan oleh CSO/FBO Muslim seperti Muhammadiyah, Islamic Relief Worldwide (Birmingham), Muslim World Youth Assembly (Saudi Arabia), Qatar Charity Commision dan Kuwait International Charitable Organization.  Sedangkan CSO Barat seperti Oxfam GB, British Red Cross, Norwegian Refugee Committee, International Council of Red Cross (ICRC) dan International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFCRC) dan International Couincil of Voluntary Organization (ICVA) Geneva.

Saat ini Muhammadiyah juga ikut mempelopori pendirian Humanitarian Forum Indonesia yang berkantor di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya 62 Jakarta. Anggotanya terdiri dari Muhammadiyah, Dompet Dhu’afa Republika, YEU YAKKUM, Wahana Visi Indonesia, Yayasan Tanggul Bencana Indonesia (YTBI), Karina dan Association of Community Empowerment (ACE) atau PPKM (Pusat Pemberdayaan Keberdayaan Masyarakat).  (arif).